MUNGKID – Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang melalui Seksi Angkutan Jalan terus menghadirkan layanan Angkutan Pelajar Gratis sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan pelajar, mempermudah akses transportasi menuju sekolah, serta mendorong terwujudnya budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Magelang. Layanan ini beroperasi setiap hari sekolah pada sejumlah rute yang telah ditetapkan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan lokasi sekolah.
Penyelenggaraan Angkutan Pelajar Gratis merupakan bagian dari implementasi Program Unggulan Sapta Cipta yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Magelang Tahun 2025–2029. Melalui Cipta Pertama, “Pinter Ngaji, Pinter Sekolah Bocahe”, Pemerintah Kabupaten Magelang berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Salah satu wujud nyata dari program tersebut adalah penyediaan layanan transportasi sekolah yang aman, mudah diakses, dan bebas biaya bagi para pelajar.
Program ini tidak hanya bertujuan memberikan kemudahan mobilitas bagi pelajar, khususnya siswa SMP, tetapi juga membantu mengurangi beban biaya transportasi keluarga, menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar, meningkatkan minat masyarakat untuk kembali menggunakan angkutan umum, sekaligus menjaga keberlangsungan operasional angkutan umum sebagai bagian dari pelayanan transportasi kepada masyarakat.
Penyediaan layanan Angkutan Pelajar Gratis dilatarbelakangi oleh masih tingginya perhatian terhadap keselamatan lalu lintas pada kelompok usia pelajar. Berdasarkan hasil evaluasi Korlantas Polri, kelompok usia di bawah 17 tahun masih menjadi salah satu kelompok yang rentan terlibat dalam kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, penyediaan transportasi yang aman menjadi langkah preventif yang penting untuk mengurangi risiko kecelakaan selama perjalanan menuju maupun pulang dari sekolah.
Dalam operasionalnya, seluruh armada Angkutan Pelajar Gratis dioperasikan oleh pengemudi yang kompeten, dilengkapi dokumen operasional yang sah, serta menjalani pengujian kendaraan bermotor secara berkala untuk memastikan seluruh armada memenuhi persyaratan laik jalan. Dengan demikian, layanan yang diberikan tidak hanya mengutamakan kemudahan akses transportasi, tetapi juga menjamin aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh pelajar.
Untuk menjaga kualitas pelayanan, Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang secara rutin melakukan pengawasan terhadap operasional armada, meliputi pemeriksaan kondisi teknis kendaraan, kepatuhan pengemudi terhadap ketentuan keselamatan berlalu lintas, hingga evaluasi pelayanan secara berkala. Langkah tersebut dilakukan agar layanan Angkutan Pelajar Gratis semakin efektif, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Magelang juga mengajak para orang tua untuk memanfaatkan layanan Angkutan Pelajar Gratis sebagai alternatif transportasi yang lebih aman dibandingkan penggunaan kendaraan bermotor oleh pelajar yang belum memenuhi persyaratan untuk mengemudi. Selain memberikan rasa aman kepada orang tua, program ini menjadi sarana edukasi bagi pelajar untuk membiasakan diri menggunakan angkutan umum serta menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Mashadi S.Sos selaku Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang menegaskan bahwa program Angkutan Pelajar Gratis tidak hanya berorientasi pada peningkatan keselamatan dan pelayanan pendidikan, tetapi juga memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Angkutan Pelajar Aman merupakan sarana untuk membuka akses pendidikan sekaligus menggerakkan ekonomi pedesaan melalui pemanfaatan jalur trayek angkutan umum yang telah ada. Kolaborasi dengan koperasi angkutan turut menjaga konektivitas antarwilayah sehingga layanan transportasi masyarakat tetap berjalan. Ke depan, kami berharap angkutan umum dapat kembali menjadi pilihan utama dan menjadi kebanggaan masyarakat dalam beraktivitas.”
Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pembinaan pengemudi, pemeliharaan armada, pengawasan operasional, serta evaluasi secara berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan partisipasi masyarakat, Program Angkutan Pelajar Gratis diharapkan mampu mewujudkan sistem transportasi pelajar yang aman, nyaman, tertib, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta penguatan layanan transportasi publik di Kabupaten Magelang.
